Jenis dan Tingkat Pelanggaran-pelanggaran Akademik
| Pelanggaran | Arti | Tingkat Pelanggaran |
| Fabrikasi | Membuat atau menggunakan data penelitian dan/atau informasi fiktif | Berat |
| Falsifikasi | Falsifikasi, yaitu memalsukan atau melaporkan aspek-aspek terkait pelaksanaan atau hasil penelitian, seperti, bahan, peralatan, proses penelitian dan hal-hal lain yang sebenarnya tidak dilakukan atau digunakan | Berat |
| Plagiarism | Menulis ulang pendapat orang lain dengan menyebutkan sumber, tetapi sumber yang dimaksud salah, misalnya menyebut sumbernya Simamora (2024), padahal sumber dimaksud mengutip Parasuraman et al. (1988). Misalnya:
|
Ringan |
Menulis ulang pendapat orang lain secara utuh (tidak menggunakan bahasa sendiri) dengan menyebutkan sumber dan tidak menggunakan cara pengutipan yang benar. Misalnya:
|
Ringan | |
| Menulis ulang lebih dari satu atau lebih paragraf (tidak mencapai satu bab atau satu seksi) karya ilmiah orang lain dengan tidak menyebutkan sumber | Sedang | |
| Mengambil sebagian (satu bab atau lebih) atau seluruh karya ilmiah orang lain dan melaporkannya sebagai karya sendiri | Berat | |
| Self-plagiarim | Mengambil secara utuh satu atau lebih paragraf (tidak mencapai satu bab atau satu seksi) dari karya sendiri sebelumnya dengan menyebutkan sumber, tetapi tidak membahasakan ulang tepat atau tidak menggunakan cara mengutip yang benar | Ringan |
| Mengambil secara utuh lebih satu paragraf dari karya sendiri sebelumnya dan tidak menyebutkan sumber | Sedang | |
| Mengambil sebagian (satu bab atau lebih) atau seluruh karya ilimah sendiri yang telah dilaporkan dan melaporkannya kembali sebagai karya ilmiah baru. Misalnya, paper untuk mata kuliah A dijadikan secara utuh sebagai paper untuk mata kuliah B | Berat | |
| Melaporkan satu karya ilmiah yang sama dengan lebih dari satu judul. Maksudnya sebuah karya ilmiah dengan judul tertentu, diambil sebagian atau seluruh isinya secara utuh dan dilaporkan sebagai karya ilmiah baru (dengan judul baru tentunya) | Berat | |
| Kepengarangan tidak sah | Nama seseorang tertulis sebagai pengarang sebuah karya ilmiah, tetapi tidak memiliki kontribusi berupa gagasan, pendapat, dan/atau peran aktif lainnya, yang berhubungan dengan bidang keilmuannya (nama dimasukkan orang lain) | Sedang |
| Menggabungkan diri sebagai pengarang bersama tanpa memberikan kontribusi dalam karya (nama disertakan atas usulan sendiri) | Sedang | |
| Menghilangkan nama seseorang yang mempunyai kontribusi dalam karya ilmiah | Sedang | |
| Konflik kepentingan |
|
Sedang |
| Pengajuan jamak | Mengajukan naskah karya ilmiah yang sama pada lebih dari satu jurnal ilmiah dengan sengaja, yang berakibat publikasi karya ilmiah pada lebih dari satu Jurnal Ilmiah | Sedang |
| Penyogokan | Menawarkan sejumlah uang (menyogok) agar karya ilmiah dimuat dalam sebuah media publikasi [Catatan: APC (article processing cost) sesuai ketentuan jurnal bukan penyogokan. | Sedang |
| Cheating | Menulis karya ilmiah untuk orang lain | Berat |
| Ghosting | Menyuruh orang lain untuk membuat karya ilmiah dan melaporkan karya ilmiah dimaksud sebagai karyanya | Berat |
| Kesesuaian media | Terdapat indikasi kesengajaan mengaburkan atau memaksakan kesesuaian jurnal. Misalnya:
|
Sedang |
| Pelanggaran etika | Mengandung informasi sensitif yang berpotensi menimbulkan konflik terkait SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) | Berat |
- Latar Belakang
- Arti
- Tujuan
- Pencegahan, Pembinaan dan Penanggulangan
- Jenis dan Tingkat Pelanggaran Akademik
- Sanksi Pelanggaran Integritas Akademik
- Tanggung Jawab Komisi Integritas Akademik
- Alur Pemeriksaan Integritas Karya Ilmiah
- Standar Integritas Karya Ilmiah
- Form Verifikasi Integritas Karya Ilmiah
- Format Surat Rekomendasi Integritas Akademik
- Question and Answer (QA)